Pendahuluan
Alhamdulillah Makalah ini kami buat untuk memenuhi kewajiban kami selaku
siswa yang telah diotugaskan oleh Guru yang bersangkutan.
Kami tahu Makalah ini jauh sekali dari sempurna tapi inilah yang bisa
kami lakukan dan semoga bermanfaat bagi kita semua.
Di dalam Makalah ini memuat isi tentang Perakitan PC yang disusun
sedemikian rupa sehingga akhirnya dapat terbentuk menjadi sebuah
Makalah yang meski jauh dari sempurna tapi
Mengingat keterbatasan kemampuan yang kami miliki sehingga makalah ini
bisa dikatakan banyak kekurangan nya dibanding dengan kelebihannya,Ini
juga merupakan proses pembelajaran Kami menuju yang lebih baik.
Semoga Makalah ini bisa bermanfaat bagi Kita semua yang membacanya dan
kami ucapkan terimakasih telah membaca Makalah yang Kami buat.
PERAKITAN pc
Dalam perakitan sebuah
pc, diperlukan persiapan yang cukup, utamanya peralatan yang digunakan
serta software yang hendak diinstall. Berikut adalah beberapa peralatan
dan bahan yang harus disiapkan dalam merakit sebuah PC.
Persiapan Alat
. Diantaranya adalah :
1. Obeng Plus (+)
2. Obeng Minus (-)
3. Tang
4. Multimeter / Multitester (Untuk pengukuran tegangan)
5. Pinset (Untuk pencabut jumper)
6. Gelang Anti Statik Atau Sarung Tangan
Persiapan Bahan
Bahan yang diperlukan adalah :
1. 1 (satu) unit Komputer yang terdiri dari :
- Monitor
2. CD Instalasi, yang terdiri dari :
- CD Driver Motherboard
- CD Driver VGA Card
- CD Master Windows 98
- CD Master Aplikasi (Misal Microsoft Office 2000)
3. Peralatan Tambahan
- CDROM
Perakitan CPU dan Pengaturan BIOS
Sebelum Merakit sebuah PC, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya adalah :
1. Hindari merakit dalam keadaan berkeringat.
2.
Hindari memegang atau menyentuh langsung kaki pin prosesor yang ada
termasuk chipset. Karena takut terjadi konsleting listrik dari tubuh
kita.
3. Jangan dulu menyalakn POWER SUPLAY
4. Alat dan bahan harus di persiapkan sebelum perakitan agar tidak ribet.
Langkah-langkah perakitan
1. Letakkan motherboard pada tempat yang datar atau diatas casing pada tempat yang aman serta tidak basah.
.
2. Pasang processor pada Motherboard. Pemasangan di luar casing dimaksudkan untuk memudahkan kita dalam pemasangan tersebut.
ðPasang pengait processor terlabih dahulu pada motherboard sebelum memasang processor.
ðSelanjutnya pasang baut untuk mengunci pengait processor diatas.
ðPasang processor pada slot 1.
Perhatikan lubang yang terdapat pada motherboard (dekat processor), yang digunakan untuk memasukkan pengait.
Pemasangan ini bertujuan untuk mengunci pengait agar tidak lepas / goyang. Pasang pengunci sebanyak empat buah.
Pemasangan processor disesuaikan
dengan jenis processor dan motherboard yang akan digunakan. Pada gambar
di atas, processor yang digunakan adalah Intel Pentium II Celeron 400
MHz yang menggunakan Slot 1.
3. Pasang SIMM RAM pada tempat yang tersedia pada motherboard
Pemasangan SIMM RAM pada slotnya harus mengikuti aturan yang telah ditentukan, yaitu :
- Aturan
praktis yaitu aturan yang menjelaskan bagaimana tata cara memasangkan
SIMM ketempatnya. Kesalahan ini dapat membuat kerusakan pada
motherboard.
- Aturan
teknis yaitu aturan yang menjelaskan susunan tata letak SIMM dalam
hubungannya dengan pendeteksian terhadap keberadaan dan kapasitas SIMM.
Pada slot memori, terdapat dua buah pengunci yang berfungsi untuk mengunci posisi memori.
Untuk memasang memori, masukkan memori ke dalam slot memori dan tekan sehingga kedua pengunci mengunci memori tersebut
4.
Siapkan casing untuk pemasangan motherboard. Lepaskan penutup samping
casing (sebelah kanan) untuk memasang komponen yang lain.
5. Pasang Floppy disk, perhatikan tata letak pemasangan. Sesuaikan dengan posisi dari casing.
6. Pasang baut Floppy, ini bertujuan agar floppy yang telah dipasang tidak mudah lepas / goyang.
Pemasangan baut pd FDD
7. Pasang Harddisk pada casing, sesuaikan dengan model casing (biasanya harddisk dipasang tepat di bawah floppy).
8. Pasang baut untuk harddisk (empat buah baut)
9.
Pada casing, terdapat beberapa titik yang berfungsi untuk pemasangan
baut dan sekrup. Pasanglah baut dan sekrup tersebut pada tempatnya,
sesuaikan dengan jenis motherboard yang digunakan.
Posisi pemasangan Baut dan Sekrup
10. Masukkan motherboard pada casing
secara perlahan (Pada sebagian casing, alas casing dapat dilepas
sehingga pemasangan motherboard dapat dilakukan secara lebih mudah
Pada saat pemasangan Motherboard,
perhatikan bagian belakang motherboard yang berisi konektor mouse,
keyboard, serial dan paralel port, agar terpasang dengan tepat pada
dudukan casing yang ada.
11. Kemudian pasanglah baut yang disediakan pada Motherboard pada beberapa titik yang sesuai dengan dudukan motherboard
.
Pemasangan Baut
12. Pasang dan kencangkan seluruh baut pada motherboard
13. Pasang konektor Power Supply pada tempatnya di Motherboard (Perhatikan
: Untuk power Supply Type AT, Pasang konektor power supply dengan kabel
berwarna hitam berada di posisi tengah, kesalahan pemasangan akan
mengakibatkan kerusakan berat pada Motherboard)
14. Pasanglah VGA Card pada Slot Expansi yang sesuai.
Pemasangan VGA Card pada slot AGP
15. Pasang baut dari VGA Card tersebut.
Gambar Pemasangan baut VGA Card
16. Pasang kabel serial port pada port yang tersedia pada motherboard
Selanjutnya letakkan port serial pada bagian belakang motherboard
17. Pasang kabel LPT Port (Line Printer Port) pada motherboard
Selanjutnya letakkan port serial pada bagian belakang motherboard
18.
Setelah selesai memasang VGA Card, Serial Port, LPT Port, selanjutnya
anda memasang baut pada bagian belakang casing untuk mengeratkan VGA
Card, Serial Port, LPT Port yang telah dipasang
Gambar Pemasangan baut pada VGA Card, Serial Port, LPT Port
19. Pasang kabel data Harddisk (HDD) pada port IDE, Floppy Disk Drive(FDD) Pada port FDD pada motherboard
Perhatikan pemasangan pin 1 pada motherboard. Ikuti petunjuk pada Motherboard atau buku manual masing-masing.
20. Pasanglah kabel power untuk Harddisk dan Floppy
Pemasangan Kabel power FDD dan HDD
Pemasangan kabel data Harddisk. Perhatikan arah pemasangan kabel (pin 1)
Pemasangan kabel data Floppy. Perhatikan arah pemasangan kabel (pin 1
21.
Pasang kabel switch, speaker, hdd LED dan power LED pada Motherboard.
Ikuti petunjuk yang ada pada buku manual masing-masing Motherboard.
22. Atur kabel-kabel data dan power. Setelah selesai tutup kembali casing anda
23.
Pasanglah Keyboard, Mouse, Data Monitor. Power Monitor dan Kabel Power
pada bagian belakang casing sesuai dengan konektor masing-masing.
Searah Jarum Jam, Pemasangan Keyboard, Mouse,
Data Monitor, Power Monitor dan Kabel Pow
Usahakan memasang kabel Power setelah
seluruh peripheral dan konektor lain terpasang dengan baik untuk
mencegah terjadinya kerusakan pada komponen apabila terjadi kesalahan
pemasangan.
24. Setelah seluruh komponen telah terpasang dengan baik, lakukan uji tampil dengan menghidupkan komputer
Input/Output Unit
Input/Output Unit merupakan bagian dari komputer untuk menerima data maupun
mengeluarkan/menampilkan data setelah diproses oleh Processor. Untuk
mempermudah pembahasan tentang Input/Output unit, pada buku ini akan dijelaskan
dalam dua bagian, yaitu :
- Port I/O
- Peripheral I/O
3.1 Port I/O
Port I/O merupakan Port atau Gerbang atau tempat dipasangnya conector dari
peralatan I/O. Dimana setiap port I/O dibawah kontrol dari Processor.
1. Port Paralel (LPT1 atau LPT2)
Merupakan port bagi peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara
parallel. Contoh peralatan yang menggunakan port ini adalah :Printer,
Scanner dll.
2. Port Serial (Com1, Com2 )
Merupakan port bagi peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara
serial. Contoh peralatan yang menggunakan port ini adalah : Mouse, Modem ,
dll.
3. Port AT / PS2
Port ini umumnya digunakan untuk masukan dari Keyboard, Mouse.
4. USB Port
USB Port (Universal Serial Bus ) Port merupakan Port Serial universal bagi
peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara serial. Contoh Perlatan
yang menggunakan USB port : Camera Digital
5. Port VGA
Merupakan port yang berhubungan langsung dengan monitor. Port VGA
didapatkan dari pemasangan VGA Card.
Port Audio
Merupakan port yang berhubungan langsung dengan peralatan audio seperti
Tape, Radio, Speaker, Microphone, dll.
3.2 Peripheral I/O
Peripheral adalah sesuatu yang mengacu ke peralatan external yang dihubungkan dengan
komputer. Peripheral komputer dapat dibagi ke dalam dua kategori berdasarkan fungsi.
Kategori pertama terdiri atas peralatan yang melaksanakan operasi input dan output,
kategori ini meliputi keyboard, trackball, mouse, printer, dan display video. Kategori
kedua terdiri atas peralatan yang diutamakan pada penyimpan data sekunder, yang mana
penyimpan utamanya disediakan oleh memori utama komputer.Ada banyak sekali
peralatan penyimpan, seperti disk magnetic, optical disk, magnetic tapes, yang mampu
untuk menyimpan data yang besar.
Pada modul ini akan dikenalkan peralatan yang umum digunakan pada Personal
Computer (PC) :
• KeyBoard
• Monitor
• Mouse
• Printer
• Scanner
• Disk Drive, Zip Drive
• CD ROM Drive
4. Perkembangan Hardware Komputer
Perkembangan teknologi elektronik yang paling pesat dan banyak dipakai dibanyak
bidang dalam menyelasaikan pekerjaan maupun untuk memperolah informasi tidak
lain adalah komputer. Perkembangan komputer ini diakibatkan oleh perkembangan
mikroprosesor (processor) sebagai otak dalam menangani keseluruhan dari kerja
komputer.
4.1 Perkembangan Mikroprosesor Intel dan Personal Computer(PC)
Sesuai dengan waktu evolusi generasi-generasi prosesor yang baru bermunculan
dengan perfomance yang lebih canggih, baik dari segi kualitas maupun
kerumitannya.
Perkembangan tipe prosesor :
• XT 8086 – 8088
• AT 286, AT 386, AT 486
• Pentium I : AT 80586 dengan 50 Mhz, 70 Mhz, 90 Mhz, 100 Mhz, 133 Mhz
• Pentium II : 266 Mhz., 300 Mhz, 350 Mhz, 400 Mhz, 450 Mhz.
• Pentium III : 500 Mhz, 550 Mhz, 600 Mhz, 650 Mhz, 700 Mhz.
• Dan generasi terbaru sekarang Pentium IV
4.2 Processor selain Intel dan perkembangannya
Pangsa pasar yang menggiurkan untuk teknologi Komputer di Indonesia
menyebabkan processor yang ada di Pasar tidak hanya produk Intel Co. tetapi
Perusahaan lain seperti AMD ( Advanced Micro Device ) serta Cyrix juga
mengeluarkan beberapa jenis Processor yang berusaha mengimbangi produkproduk
dari Intel.
Produk-Produk dari AMD antara lain :
AMD K-5, AMD K-6, AMD K6-2, AMD K6-3, AMD K-7, AMD Duron, AMD
Athlon. Dimana produk-produk AMD ini ternyata beberapa dan belakangan ini
berhasil melampaui kemampuan dari produk-produk Intel.
Berikut merupakan data-data perbandingan arsitektur produk AMD dan Intel
serta hasil Benchmark ( Test Kehandalan uProcessor). Processor AMD dikenal
dengan harga yang lebih murah dengan kehandalan yang tidak kalah dengan
produk Intel.
Selain AMD, Processor merk lain yang beredar dipasaran Indonesia adalah
processor merk Cyrix yaitu Cyrix 6x86, M-II, dan M-III, tetapi sayangnya
Processor merk Cyrix ini tidak seberhasil AMD untuk membuat processor
tandingan bagi Intel.
Berikut ini akan ditampilkan beberapa Gambar Processor :
4.3 Mother Board
Mother Board merupakan board/papan induk dimana semua device dipasang
mulai dari processor, memory, slot-slot untuk ekspansi, dll.
Yang harus diperhatikan dalam memilih ataupun merakit Mother board adalah
bahwa setiap Motherboard memiliki spesifikasi yang berbeda untuk setiap merk
atau type antara lain :
1. Setiap Motherboard memiliki pasangan dengan processor tertentu, yaitu type
socket atau slot yang tersedia untuk prosessor.
2. Kemampuan Motherboard untuk bisa di Up-grade sampai dengan kecepatan
Processor berapa. Umumnya motherboard mampu untuk di-upgrade dengan
mengganti processor.Informasi tentang hal ini sangat penting untuk
pembelian motherboard dengan pertimbangan untuk bisa di upgrade.
3. Kapasitas memory RAM yang bisa dipasang pada Motherboard Semakin
besar kapasitas memory yang disediakn semakin menguntungkan.
4. Slot yang tersedia untuk setiap jenis RAM, misalnya berapa slot yang
disediakan untuk EDO RAM, SDRAM dll.
5. Setting Motherboard secara BIOS (software) atu secara jumper setting .
6. Jumlah slot untuk PCI dan ISA. Slot slot tersebut sangat bermanfaat untuk
penambahan peripheral seperti audio card.
7. Apakah motherboard Support untuk AGP bagi VGA card, support AGP akan
lebih menguntungkan untuk persediaan apabila diinginkan peningkatan
kemampuan grafis dari computer dengan memasang AGP card.
8. Speed Bus untuk memory sampai dengan kecepatan berapa (
66,100,133,200,400 Mhz).
9. Apakah VGA card dan audio Card sudah onboard atau tidak.
10. Power Supply untuk Mother Board AT atau ATX atau Baby AT.
Semua informasi diatas dapat diketahui dari manual book yang ada pada
motherboard.
Bebrapa jenis Slot atautu Socket untuk processor antara lain :
1. Slot 1
2. Slot 2
3. Socket7
4. Slot A
5. Socket A
6. Socket 370
7. Socket 8
8. Socket 423
Slot1
Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor P-III dan celeron
Slot2
Motherboard yang dibuat untuk mendukung Processor Pentium II Xeon
Socket 7
Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor AMD K6-2, AMD K6-3 dan
Cyrix M-II serta Pentium MMX.
Slot A
Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor AMD Athlon, AMD
Thunderbird.
Socket A
Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor AMD Athlon dan AMD Duron.
Socket 370
Motherboard yang dibuat untuk mendukung Processor Intel® Pentium® III (Tualatin and
Coppermine) /CeleronTM
Socket 8
Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor Pentium®II and Pentium® Pro .
Socket 423
Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor Pentium-4.
MotherBoard Socket
Instalasi OS dan Aplikasi
Sebuah sistem komputer terdiri dari 3
bagian utama, yaitu Hardware, Software dan Brainware dimana ketiga
bagian ini merupakan suatu kesatuan dan tidak dapat dipisahkan.
Sekumpulan hardware tanpa software
dan brainware hanyalah seonggok tumpukan barang tak berguna. Oleh sebab
itu, diperlukan sebuah Operating System yang mampu mengoperasikan
seluruh perangkat keras yang ada.
Persiapan Instalasi
Dalam laporan ini, Kami menggunakan operating system Windows 98 dan beberapa aplikasi yang sering digunakan sehari-hari.
Adapun langkah-langkah persiapan instalasi yang dilaksanakan adalah :
1. Persiapkan seluruh bahan instalasi (CD Driver, CD Aplikasi dan Disket) yang diperlukan
2. Setting BIOS agar boot dari CDROM (Apabila menggunakan disket boot, setting BIOS agar booting dari Drive A)
3. Masukkan CD Booting pada CDROM
4. Tunggu sehingga Prompt (A:/>) tampil di layar.
5. Sebelum diinstall, Hard Disk yang ada harus dipartisi terlebih dahulu (Utamanya hard disk baru yang belum memiliki partisi).
6. Ketik fdisk lalu tekan enter
7.
Pada menu di atas terlihat pilhan untuk mengaktifkan LBA (FAT 32) atau
tidak. Apabila Hard Disk lebih besar dari 2 Gigabyte dan operating
system yang diinstall adalah Windows 95 ke atas, dan kita hanya ingin
membuat 1 partisi, maka sebaiknya LBA diaktifkan
Gambar Menu Awal FDISK
8. Untuk Hard Disk yang belum memiliki partisi, pilih menu nomor 1 (Create DOS Partition or Logical Disk Drive)
9. Kemudian pilih Create Primary DOS Partition (Menu No. 1)
10. Setelah Partisi selesai dibuat, boot komputer untuk mengaktifkan partisi tersebut
11. Setelah prompt (A:\>) muncul kembali, format hard disk dengan perintah : Format c: /s
12. Perintah ini akan memformat drive C yang telah dibuat sebelumnya dan mengcopy system dari Drive A ke Drive C
13. Setelah Hard Disk selesai diformat, buatlah direktori di Drive C dengan nama CDROM (Perintah : md cdrom)
14. Copy himem.sys ke dalam Drive C dan oakcdrom.sys serta mscdex.exe ke dalam sub direktori cdrom di drive C dari Drive A
15.
Apabila Pemformatan dan instalasi drive CDROM anda berhasil, maka pada
saat booting, komputer akan menampilkan logo Windows 98 selama beberapa
detik dan CDROM dapat diakses melalui Drive D (Atau Drive E apabila anda
membagi 2 Hard Disk menjadi 2 partisi)
16. Buatlah file config.sys dengan perintah :
C:\>copy con config.sys
Device=c:\himem.sys
Device=c:\cdrom\oakcdrom.sys /d:wp_cdrom
^Z
(^Z berarti menekan tombol control dan tombol z secara bersamaan, yang berfungsi untuk menyimpan file)
17. Buatlah file autoexec.bat dengan perintah :
C:\>copy con autoexec.bat
@echo off
cls
c:\cdrom\mscdex.exe /d:wp_cdrom /m:20
^Z
18. Setelah itu, booting komputer
dengan menekan tombol Ctrl-Alt-Del atau tombol reset (Jangan lupa untuk
mengeluarkan CD Booting atau Disket Boot terlebih dahulu)
Instalasi Windows 98
1. Masukkan CD Master Windows 98 ke dalam CDROM
2. Pindah ke dalam drive d (atau e apabila menggunakan 2 partisi) dengan perintah :
C:\>d:
3. Masuk dalam direktori Win98 dan ketik setup
4. Scandisk akan segera dijalankan untuk mengecek Hard Disk dari kemungkinan kerusakan
5. Setelah program scandisk selesai dijalankan, maka proses instalasi akan segera berlangsung
Baca baik-baik License Agreenment,
Apabila setuju, pilih ‘I Agree’
Kemudian klik tombol ‘Next’
Klik “Continue”
Untuk melanjutkan
instalasi
Isilah ‘Product Key’ sesuai dengan
angka yang tertera pada sertifikat software atau pada bagian belakang
sampul CD yang digunakan.
Kemudian klik ‘Next’
Setelah itu, komputer akan mulai
Melakukan persiapan direktori dan
File sistem
Masukkan lokasi tempat instalasi, kemudian klik ‘Next’
Apabila anda menginginkan disk
startup, masukkan disket ke dalam floppy A dan kil ‘Ok’ , tetapi apabila
tidak menginginkan disk startup, klik ‘Cancel’
Klik Next, Setelah itu, windows 98 akan segera di copy ke dalam komputer
Setelah pengcopyan selesai, maka komputer akan segera di restart.
Setelah komputer di restart, masukkan pemilihan waktu dan disesuaikan dengan waktu lokal
Setelah itu, windows akan melanjutkan dengan mengcopy file-file terakhir dan memboot komputer untuk terakhir kali.
Instalasi dan Setting Driver
Seluruh peripheral (misalnya VGA
Card, Sound Card dan Network Card) membutuhkan driver agar dapat bekerja
pada operating system yang ada.
Berikut ini adalah langkah-langkah instalasi dan pengaturan driver yang digunakan.
Masukkan cd driver pada cdrom
Klik start �� run �� browse, cari drive tempat cdrom, klik ATISETUP kemudian open, perhatikan gambar dibawah.
Akan muncul layar ATI Driver, pilih EASY Install
Proses instalasi awal Driver VGA
Klik Next untuk melanjutkan proses instalasi
Klik Yes untuk menyetujui License Agreement dan untuk melanjutkan proses instalasi
Pilih Express Recommended, untuk mengintal semua aplikasi yang terdapat pada cd Driver VGA ( Direct X, dll)
INSTALASI OFFICE 2010
Microsoft Office adalah aplikasi yang
terpisah dari Windows. Namun masih banyak masyarakat yang
mencampuradukkan pengertian keduanya. Microsoft Office berisi beberapa
aplikasi yang biasa digunakan di perkantoran, misalnya Microsoft Word
untuk penanganan surat menyurat, Microsoft Excel untuk penanganan tabel
dan chart, Microsoft Access untuk penanganan database serta beberapa
aplikasi lainnya.
Untuk instalasi Microsoft Office, kita membutuhkan CD aplikasi yang dijual terpisah dari Microsoft Windows.
Adapun cara instalasinya adalah :
Klik Start �� Run, maka akan muncul kotak Run
Klik Browse, kemudian pilih device tempat dimana CD Instalasi Microsoft Office dimasukkan
Proses terakhir ialah, merestart
computer anda, pilih “Yes, I want to restart my computer now” kemudian
klik “finish”. Selanjutnya computer akan reboot
Dalam CDROM, pilih direktori tempat Master Microsoft Office disimpan, kemudian pilih file Setup.exe
Setelah itu, klik Ok
Tampilan awal instalasi Microsoft Office
Masukkan nama (user name), Organisasi dan serial number office 2010 pada kolom yang disiapkan, kemudian click ‘”NEXT’
Baca surat perjanjian dengan
Microsoft, jika anda setuju pilih ‘I accept the terms in the lisence
Agreement’, kemudian klik “Next”
Pilih Customsize untuk memilih aplikasi Microsoft Office yang akan diinstal
Klik “NEXT” untuk melanjutkan
Proses instalasi Microsoft Office 2010, tunggu hingga 100%
Setelah proses instalasi mencapai
100%, akan muncul tampilan yang meminta anda untuk merestart komputer
anda, klik “yes” untuk merestart komputer
Tampilan proses akhir instalasi Microsoft Office 2010
Untuk melihat hasil instalasi kita berhasil apa tidak caranya :
Klik menu start �� program kemudian pilih Microsoft Word / Microsoft Exel, dll.
Menginstall Memori
Jumlah slot dari memori tergantung dari slot yang tersedia pada MotherBoard. Cara
pemasangan DIMM (SDRAM) :
1. Buka kancing socket
2. Periksa figure cetakan RAM
3. Masukkan modul SDRAM ke DIMM slot
4. Kunci/Tekan kembali kancing
IV. Menginstall AGP Card
1. Cari Lokasi AGP slot
2. Pasang AGP Port dengan hati-hati, tekan tegak lurus dengan bidang motherboard.
3. Pemasangan peralatan lainnya pada slot PCI atau ISA seperti VGA Card, Sound
Card dll caranya sama dengan pemasangan AGP card. Perbedaan hanya jenis Slot
yang akan dipasang.
V. Menginstall HardDisk :
1. Cari Port IDE pada MotherBoard
2. Pasang ujung kabel pada IDE connector, perhatikan warna merah pada kabel selalu
terpasang pada bagian yang diberi tanda khusus pada IDE connector.
3. Pasang ujung lainnya pada HardDisk
4. Pasang kabel supply HardDisk (perhatikan bentuk pasangan socket power supply)
VI. Menginstall Disk Drive :
1. Cari Port FDD pada MotherBoard
2. Pasang ujung kabel pada FDD connector, perhatikan warna merah pada kabel
selalu terpasang pada bagian yang diberi tanda khusus pada FDD connector.
3. Pasang ujung lainnya pada DiskDrive
4. Pasang kabel supply Disk Drive (perhatikan bentuk pasangan socket power supply)
VII. Menginstall Connector untuk Panel pada Chasing
1. Pasang dengan teliti dan connector untuk panel depan Chasing.
2. Posisi pin/kaki connector tergantung MotherBoard (lihat pada manual MB atau
perhatikan data yang tertulis disekitar MotherBoard)
VIII. Menginstall Power Suplly untuk MotherBoard
Pasangkan kabel powersupply yang berwarna warni dari casing ke connector
powersupply yang tersedia pada MotherBoard, dengan cara menekanconnector.
IX. Memasang Chasis panel Connector
Hubungkan port-port yang ada dengan peralatan yang ada seperti KeyBoard, Mouse,
Monitor, dll
X. Aktifkan Komputer
Sebelum mengaktifkan komputer pasang terlebih dahulu supply untuk casing (220V)
demikian juga untuk monitor.
Paket aplikasi Microsoft Office 2010 dapat dijalankan dengan baik pada
Windows 8 Pre-Beta (Developer Preview). Proses instalasinya sendiri
berjalan lancar dan sama seperti proses instalasi pada Windows lainnya.
Cukup dengan menjalankan file Setup.Exe lalu ikuti wizard instalasi
hingga selesai. Perbedaannya mungkin terlihat dari penempatan
shortcutnya saja setelah instalasi selesai, dimana shortcut untuk
tiap-tiap aplikasi tidak ditempatkan di menu Program melainkan langsung
tertanam pada antarmuka Metro yang menjadi tampilan default di Windows
8.
Berikut ini beberapa screenshot dari proses instalasi terseb
Berikut ini beberapa screenshot dari proses instalasi terseb
Tambahan !!!!!!!
PC branded, Unit PC Branded adalah unit PC yang memiliki spesifikasi
yang sudah ditentukan, kita tidak bisa memilih komponen apa saja yang
terpasang dan yang diinginkan berada dalam PC tersebut, berbeda dengan
PC Rakitan yang bisa kita pilih pilih komponen apa yang ada dan yang
kita inginkan berada di dalam PC tersebut baik karena mengutamakan harga
komponen ataupun karena kualitas dari komponen yang ingin kita pasang
atau gunakan, namun di balik itu ada beberapa kelebihan dari PC Branded
tersebut
Keuntungan dari membeli PC Branded kita sudah tidak perlu khawatir lagi tentang kompatibilitas dari komponen komponen yang terpasang pada PC Branded tersebut karena proses pemlihan dan pengujian komponen tersebut dilakukan dengan ketat disinilah letak keuntungan yang paling besar dari membeli atau menggunakan PC Branded, karena biasanya ketahanannya bisa diandalkan. namun jangan salah PC Rakitan pun bisa sebaik itu asal pemilihan komponennya juga baik
PC Branded biasanya dan kebanyakan sudah di bundle dengan Operating System dan beberapa aplikasi lainnya, sehingga minimal kita tidak perlua lagi membeli operating system.
PC Branded rata rata biasanya memiliki masa garansi yang lebih lama di banding PC Rakitan, namun tentu hal itu semua ditebus dengan harga yang sedikit lebih mahal, namun tidak ada salahnya kan mengeluarkan sedikit kelebihan uang demi kenyamanan berkomputer ?? bagaimana tertarik dengan PC Branded ??
Keuntungan dari membeli PC Branded kita sudah tidak perlu khawatir lagi tentang kompatibilitas dari komponen komponen yang terpasang pada PC Branded tersebut karena proses pemlihan dan pengujian komponen tersebut dilakukan dengan ketat disinilah letak keuntungan yang paling besar dari membeli atau menggunakan PC Branded, karena biasanya ketahanannya bisa diandalkan. namun jangan salah PC Rakitan pun bisa sebaik itu asal pemilihan komponennya juga baik
PC Branded biasanya dan kebanyakan sudah di bundle dengan Operating System dan beberapa aplikasi lainnya, sehingga minimal kita tidak perlua lagi membeli operating system.
PC Branded rata rata biasanya memiliki masa garansi yang lebih lama di banding PC Rakitan, namun tentu hal itu semua ditebus dengan harga yang sedikit lebih mahal, namun tidak ada salahnya kan mengeluarkan sedikit kelebihan uang demi kenyamanan berkomputer ?? bagaimana tertarik dengan PC Branded ??
(a)Berikut Alat alat yang sering digunakan dalam perawatan PC
a) Penyedot Debu Mini
Penyedot debu mini hampir sama dengan kuas yang digunakan untuk
menghilangkan debu. Namun penyedot debu lebih mudah dan lebih
bersih. Pada ujung penyedot debu mini dilengkapi dengan sikat
dengan ukuran yang beragam dimaksudkan untuk menyesuaikan luas
sempitnya sudut-sudut pada komponen. Alat ini sangat tepat
digunakan untuk membersihkan rangkaian di mainboard dan di sudutsudut
casing komputer.
b) Kain Kering Atau Tisu dan Cairan Pembersih
Kain kering atau tisu digunakan untuk membersihkan kotoran cair
yang mungkin akibat softdrink, tinta atau air hujan yang masih segar
atau belum mengering. Kotoran cair sangat berbahaya jika tidak
segera dibersihkan karena jenis kotoran ini dapat menghantarkan arus
11
sehingga dapat mengakibatkan hubungan pendek atau kerusakan fatal
pada komponen PC. Sedangkan Cairan pembersih digunakan untuk
membersihkan noda atau kotoran yang sudah mengering seperti
percikan dari tinta printer.
c) Kuas
Kuas merupakan peralatan yang digunakan untuk membersihkan debu
atau sarang serangga. Selain itu kuas juga digunakan untuk
membersihkan debu-debu yang menutup pada fentilasi casing. Kuas
dapat juga digunkan untuk membersihkan motherboard dan sirip
heatsink pada prosessor.
d) Disk Cleaner
Disk cleaner digunakan untuk membersihkan head dari diskdrive dari
pengaruh debu atau kotoran yang menempel pada head floopy drive.
Disk cleaner terdiri dari cairan pembersih dan floopydisk yang
piringannya diganti dengan kertas tisu.
e) CD Cleaner
CD cleaner prinsip kerjanya sama dengan disk cleaner yaitu dengan
menggosok bagian yang berdebu atau kotor dengan cairan pembersih
dengan memanfaatkan putaran. Beda cd cleaner dengan disk cleaner
hanya terletak pada bentuknya yaitu pada cd cleaner menggunakan
sikat kecil atau sirip yang dipasang pada disk
f) Obeng
Obeng merupakan peralatan penting bagi para teknisi komputer,
karena dengan alat inilah teknisi mampu membuka dan melepas
komponen dalam PC.
(b) Prosedure Pembersihan Komponen pada Periferal
Untuk melakukan pembersihan komponen pada PC harus melalui cara
atau prosedure tertentu. Antara satu komponen dengan komponen
yang lain berbeda sehingga memiliki urutan atau aturan tersendiri
dalam metode pembersihannya. Berikut beberapa komponen PC yang
perlu dilakukan perawatan.
a) Casing
Casing dapat diibaratkan dengan bangunan atau rumah, dari sebuah
komputer, sehingga kekuatan dan keindahan sebuah komputer secara
fisik terletak pada casing PC. Pada casing PC biasanya terdapat power
supply, fan dan led indikator beserta saklar atau tombol-tombol power
dan reset. Permasalahan yang sering terjadi dalam case komputer
adalah debu yang terbawa oleh fan casing komputer itu sendiri atau
sarang serangga. Kotoran tersebut selain menggangu keindahan juga
dapat berdampak jelek pada fan dan komponen lain pada
motherboard. Sehingga perlu dilakukan pembersihan secara rutin. Alat
yang digunakan untuk membersih kan case komputer cukup dengan
kuas atau dengan penyedot debu mini. Untuk bagian sudut terutama
bagian depan perlu diperhatikan pengkabelan yang mudah lepas akibat
hentakan terutama pada bagian kabel untuk tombol saklar. Pada
bagian belakang yang perlu dibersihkan adalah pada bagian ventilasi
18
atau tempat fan. Karena disinilah debu semua mengumpul akibat
hembusan angin yang dibawa oleh fan.
b) Floppy Drive
Floopy drive atau disk drive merupakan komponen komputer yang
digunakan untuk penggerak floopy atau disket sebagai media
penyimpan data.
Disk drive sangat mudah terkena debu atau kotoran yang terbawa oleh
disket sehingga dapat menganggu fungsionalitas disk drive. Gejalagejala
yang muncul akibat disk drive kotor adalah disket tidak dapat
dibaca dan kadang-kadang error. Cara untuk membersihkan disk drive
cukup dengan disk cleaner.
19
Langkah-langkah pembersihannya adalah sebagai berikut:
· Operasikan sistem komputer.
· Masukkan disk cleaner yang telah diberi cairan pembersih ke drive
A.
· Pilih drive A:\ sehingga komputer akan membaca drive A. Karena
piringan disket diganti dengan kertas tisu yang diberi cairan
pembersih maka head akan tersentuh oleh tisu tersebut sehingga
akan membersihkan head dari kotoran debu atau kotoran yang
lain.
c) CD-Rom dan CD-RW
CD-Rom atau CD-RW merupakan alat yang umum digunakan saat ini
untuk membaca dan menulis data ke CD. CD-Rom dan CD-RW
merupakan komponen yang sangat murah dibandingkan dengan data
yang dapat disimpannya. Masalah yang sering mengganggu pada CDRom
dan CD-RW terletak pada optik atau lensanya. Langkah yang
digunakan untuk membersihkan optic atau lensa dari debu atau
kotoran lain adalah dengan menggunakan CD cleaner. Prinsip kerja
dari CD cleaner mirip dengan disk cleaner, hanya bentuknya saja yang
berbeda.
20
Langkah-langkah pembersihannya adalah sebagai berikut:
· Operasikan sistem komputer
· Masukkan CD cleaner,
CD cleaner akan berputar dan sikat atau sirip yang melekat pada
disk atau piringan akan menyikat optic atau lensa pada CD-Rom
atau CD-RW.
d) Hard Disk
Hard disk merupakan komponen yang penting dalam sebuah
komputer, karena sistem operasi dan semua program beserta datadata
tersimpan dalam harddisk. Hard disk merupakan barang yang
mudah rusak. Untuk melakukan perawatan dilakukan dari sisi hardware
dan software.
Untuk perawatan hard disk dari sisi hardware, perlu ditambahkan
sebuah fan untuk mengurangi panas pada hard disk. Fan ini sangat
direkomendasikan untuk hard disk dengan kecepatan 7200 rpm ke
atas. Selain itu perlu diperhatikan pengaturan kabel data agar sirkulasi
udara dapat berjalan lancar.
21
Untuk perawatan dari sisi software, cukup dengan tool-tool yang telah
tersedia ketika menginstall sistem operasi. Tool tersebut meliputi
scandisk, dan disk defragmenter. Selain tool tersebut juga terdapat
tool yang digunakan untuk melakukan low-level format. Low level
format digunakan untuk melakukan konfigurasi ulang pada hard disk
meliputi pengaturan head, cylender, dan sector. Low level format
merupakan format dari segi fisik. Untuk masing-masing merk hard disk
memiliki program tersendiri untuk low level format. Untuk merk
Seagete mengggunakan SGATFMT4, Quantum menggunkan zerrofill
atau zdisk, maxtor dengan mud dan untuk western digital dengan
wd_diag.
Scandisk adalah tool yang digunakan untuk memeriksa struktur file
sistem, tabel lokasi file (file allocation table), dan dapat untuk
mengetahui ada tidaknya bad sector. Scandisk akan berjalan dengan
otomatis setiap start jika komputer tidak dimatikan dengan benar atau
terjadi kegagalan listrik.
Disk defragmenter adalah tool yang digunakan untuk mengatur
struktur atau tata letak file sehingga akan mengurangi fragmentasi
sebuah space hard disk. Disk defragmenter perlu dilakukan secara
berkala hal ini akan meningkatkan performa sistem dan ruang hard
disk. Berikut contoh hasil proses disk defragmenter, dapat dilihat
perbedaan sebelum dan sesudah dilakukan disk defragmenter.
22
e) VGA Card
VGA card atau sering disebut display adapter adalah komponen
komputer yang difungsikan untuk mengolah grafik untuk ditampilkan
ke dalam layar monitor. Masalah yang sering timbull dalam VGA card
adalah panas yang berlebihan, sehingga untuk mengurangi panas yang
berlebihan perlu diperhatikan heatsink dan fan nya.
24
Sebagai perawatannya perlu dilakukan pembersihan dari debu atau
kotoran yang lain. Untuk membersihkan fan dan heatsink cukup
dengan kuas kecil karena fan pada VGA card juga kecil, sehingga harus
disesuaikan dengan ukuran fan nya. Selain itu VGA card sering
bermasalah pada fan yang berisik atau berbunyi dengan keras.
Masalah ini bersumber pada fan yang tidak kencang atau putaran fan
tidak stabil. Selain itu juga dapat disebabkan dudukan fan yang tidak
kuat sehingga tidak dapat menopang fan dengan baik. Untuk
mengatasi hal ini dapat dilakukan dengan membersihkan, dan
mengencangkan posisi fan dengan tepat sesuai dengan posisinya.
f) Memori
RAM merupakan komponen primer dalam sebuah komputer. RAM
bertindak sebagai media penyimpan sementara pada sistem. Besar
25
kecil nya kapasitas RAM tergantung dari kebutuhan sistem yang akan
digunakan oleh program. Semakin besar kapasitas RAM maka akan
semakin cepat dan stabil program tersebut dijalankan. RAM bermacam
macam jenisnya diantaranya yang masih beredar adalah sebagai
berikut:
EDO RAM (banyak dijumpai pada komputer lama dan mulai jarang
ditemukan), SDRAM, DDR SDRAM, dan RDRAM. Antara jenis-jenis
tersebut berbeda bentuk fisik dan slot pad motherboard nya. RAM
perlu dilakukan perawatan agar selalu bekerja dengan optimal.
Gangguan pada RAM terletak pada konektor atau kaki-kakinya,
dimana jika RAM sering dilepas dan tersentuh oleh tangan dapat
menyebabkan korosi bahkan RAM dapat rusak akibat listrik statis.
26
Untuk membersihkan RAM dari korosi akibat sentuhan tangan dapat
dilakukan dengan menggunakan cairan pembersih atau cukup dengan
karet penghapus dengan cara menggosokan pada kaki RAM. Selain itu
juga perlu diperhatikan pemasangan pada slot RAM, perlu dipastikan
RAM tertancap dengan sempurna karena jika tidak, maka selain RAM
tidak terdeteksi oleh sistem juga dapat mengakibatkan kerusakan RAM.
g) Power Supply
Power supply merupakan jantung dari sebuah komputer, karena
semua sumber daya listrik dari komponen komputer disupply dari
power supply. Power supply berfungsi mengubah arus AC menjadi arus
DC untuk didistribusikan ke berbagai macam komponen pada
komputer. Daya power supply berkisar 150 watt sampai 350 watt.
Untuk daya 150 watt sudah jarang dijumpai karena hanya digunakan
untuk komputer yang sederhana tanpa banyak komponen tambahan.
Sedangkan jika dalam sebuah komputer yang memiliki beberapa
banyak komponen misal: CD-ROM, CD-RW, dan menggunakan banyak
hard disk direkomendasikan menggunakan power supply 300 watt atau
lebih besar.
Perawatan yang perlu dilakukan untuk merawat power supply adalah
dengan memperhatikan kelancaran fan pada power supply. Karena
fan inilah yang mampu mengurangi panas pada power supply. Selain
itu perlu ditambahkan sebuah alat yang sering disebut stabilizer
tegangan, karena dengan alat ini akan meringankan kerja dari power
supply sehingga akan mengurangi panas yang dikeluarkan oleh power
supply.
28
h) CPU (Central Processing Unit)
Komponen ini merupakan otak dari komputer, kecepatan dan
kecerdasan prosessor tergantung dari kecepatannya ( dalam satuan
hz). Kecepatan prosesor sangat berkembang dengan cepat sampai
saat ini sudah mencapai 3.04 GHZ.
Prosessor memerlukan pendingin sangat ekstra. Pendingin prossessor
terdiri dari heatsink dan fan pendingin. Prosessor merupakan
komponen yang paling panas sehingga perlu dimonitor setiap saat.
Untuk perawatan pada prosessor adalah dengan memperhatikan tata
letak fan sehingga udara dapat berputar dengan lancar. Kemudian
perlu dipilih fan prosessor dengan putaran yang tinggi ( minimal 5400
rpm) dan juga perlu dipilih heatsink dengan bahan penghantar panas
Motherboard
Motherboard merupakan tempat dari semua komponen komputer
terpasang. Motherboard digunakan untuk menghubungkan antara
komponen satu dengan yang lain. Antara motherboard yang satu
dengan yang lain berbeda tergantung dari chipset yang digunakan
dalam motherboard tersebut. Fitur yang ditawarkan oleh motherboard
sangat beragam mulai dari soundcard onboard, LAN onboard, VGA
onboard dan masih banyak fitur yang lain. Semakin banyak fitur yang
terdapat dalam motherboard maka semakin banyak panas yang
dihasilkan oleh motherboard.
Perawatan yang dilakukan pada motherboard adalah dengan menjaga
suhu dari motherboard, yaitu dengan memperlancar sirkulasi udara
pada system. Karena motherboard tempat tersambungnya berbagai
komponen maka kabel-kabel yang tersambung perlu diikat dengan
pengikat kabel, selain akan menambah rapi juga akan membuat
sirkulasi udara menjadi lancar.
Untuk gangguan dari debu dan sarang serangga cukup dibersihkan
dengan kuas atau penyedot debu mini dengan menyesuaikan ukuran
sikat pada sudut yang sempit, jangan sampai mengganggu komponen
yang terpasang, seperti RAM dan prosessor.
30
Expansion Card
Expansion card merupakan komponen tambahan yang terpasang pada
komputer. Expansion card dapat berbagai macam jenis dan fungsinya.
Contoh expansion card adalah seperti card LAN, soundcard, tv tunner,
VGA card dan masih banyak lagi. Sedangkan menurut jenisnya terdiri
dari PCI, ISA, dan AGP.
31
Untuk perawatan expansion card, perlu diperhatikan kaki-kakinya dari
pengaruh korosi akibat sentuhan tangan atau penyebab yang lain.
Perawatannya cukup dengan cairan pembersih korosi atau dengan
menggosok dengan karet penghapus. Selain itu perlu juga dipastikan
expansion card terpasang dengan kuat dan sempurna.
1) Kondisi yang perlu diketahui dari komponen.
Dalam mendiagnosis kerusakan pada komponen komputer, terlebih
dahulu perlu diketahui keadaan normal dari komponen tersebut.
Berikut kondisi dari masing-masing komponen yang perlu diketahui:
a) Casing
Casing komputer jarang mengalami gangguan karena fungsinya hanya
sebagai tempat atau pelindung dari komponen komputer. Sehingga
kondisi yang perlu diperhatikan terletak pada kekuatan dan keindahan
dari case komputer. Selain itu dalam sebuah case masih terdapat
beberapa komponen seperti fan, saklar dan led indikator. Untuk
mengetahui kondisi dari komponen ini perlu dilakukan pengecekan
langsung di dalam case komputer. Perlu diperhatikan kabel saklar dan
led perlu ditata atau diikat dengan rapi . Kebersihan dari case perlu
diperhatikan karena case sangat mudah kotor dari debu dan sarang
serangga.
b) Diskdrive
Untuk mengetahui kondisi diskdrive dapat dilakukan dengan mencoba
memasukkan disket. Pastikan disket yang digunakan adalah disket
yang bagus dan sudah di coba di diskdrive yang masih bagus. Hasil
dari pembacaan disket dapat diamati dari lama tidaknya membaca
35
disket dan suara yang dihasilkan ketika membaca disket. Jika
pembacaan file cepat dan suara yang dihasilkan halus maka disk drive
dipastikan masih bagus. Dan jika suara yang dihasilkan sangat keras
dan sering mengalami kegagalan dalam membca file, diskdrive sudah
mengalami gangguan sehingga perlu dilakukan pengecekan. Satu hal
lagi yang perlu diperhatikan dalam diskdrive yaitu lampu indikator dari
disk drive. Lampu indikator ini hanya menyala jika sedang mengakses
diskdrive saja. Jika diketahui lampu diskdrive tidak menyala saat
mengakses floppy atau menyala terus walaupun tidak mengakses
flooppy maka dapat dipastikan diskdrive mengalami gangguan.
c) CD ROM atau CD RW
Untuk mengetahui kondisi CD ROM atau CD RW masih baik atau tidak,
dapat dilakukan dengan memasukkan CD. Dengan memperhatikan
kecepatan membaca file dan suara yang dihasilkan ketika membaca
sebuah CD dapat diketahui CD ROM atau CD RW masih baik atau
tidak. Suara yang bising dan kadang ada suara “krak” perlu
diperhatikan kondisi dari CD-ROM atau CD-RW sudah mengalami
gejala kerusakan pada bagian mekanik. Sedangkan jika CD mengalami
gangguan ketika membaca CD dapat diakibatkan oleh optik kotor atau
mengalami kerusakan.
d) Hard disk
Kondisi hard disk dapat dilihat dari dua sisi yaitu software dan
hardware. Namun untuk keakuratan dan ketepatan lebih baik jika
digunakan software. Dari sisi hardware hanya dapat diketahui kondisi
hard disk jika sudah mengalami gejala kerusakan yaitu dari suara hard
disk yang mulai berisik saat diakses. Sedangkan dari sisi software
dapat diketahui kondisi hardware secara lebih mendalam meliputi
kondisi ruang kosong hard disk, fragmentasi file, dan ada tidaknya bad
36
sector pada hard disk. Untuk mengetahui kondisi hard disk dapat
digunakan tool yang sudah tersedia dalam sistem operasi windows,
yaitu scandisk dan disk defragmenter.
Gambar 22. Tampilan Hasil Scandisk
e) VGA Card
Kondisi yang perlu diperhatikan untuk VGA Card yaitu dengan
memperhatikan putaran fan pada chipset VGA card tetap lancar tanpa
ada bunyi yang berisik. Sedangkan untuk sisi software dapat
digunakan tool direct X, dengan tool ini dapat diketahui ada trouble
atau tidak.
KESIMPULAN
Semoga MAKALAH ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan semoga ilmu yang
ada dalam Makalah ini bias kita aplikasikan dalam kehidupan kita dan
semoga bias menjadi acuan untuk yang lebih baik lagi pada kesempatan
berikutnya.
Dan untuk kekurangan nya kami mohon maaf dan untuk kritik dan saran
dapat di kirimkan langsung ke kami kami akan menerimanya dengan senang
hati.
Dapat disimpulkan Bahwa untuk merakit sebuah Pc memerlukan
Persiapan dan Alat serta bahan yang di perlukan serta untuk perawatan
nya juga di perlukan Alat dan Bahan yang sesuai dengan kebutuha
DAFTAR PUSTAKA
Google.com/2012…………………………………………………………………
Makalah Basuki/2012……………………………………………………………
Buku Catatan Sekolah/2012……………………………………………………




0 comments:
Post a Comment